Dalam surat Al Baqarah ayat 275, Allah menceritakan tentang orang-orang yang memakan riba dari harta kekayaan orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan, serta berbagai macam syubhat. Firman Allah ini:

Artinya :

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat): “sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba”, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (more…)

Siapa sangka, krisis ekonomi berkepanjangan yang beberapa tahun terakhir ini menjadi topik utama masalah dunia bukanlah hanya sebuah kebetulan belaka. Bencana secara terus menerus melanda Negara-negara yang notabene mempunyai kekayaan sumber daya melimpah. Kesengsaraan yang timbul ternyata merupakan buah dari konspirasi yang sengaja didesain oleh setan dan agen-agen terlatihnya. (more…)

Salah satu aktivitas yang dapat mengantarkan kita kepada manisnya iman dan islam adalah ketika insan menetap hatinya di bengkel-bengkel reparasi iman yang disediakan oleh Sang Pembuat cinta yaitu Masjid. Hidup akan terasa tenang dan tentram manakala hati kita terpaut dengan masjid. Ketika suara adzan membahana di seluruh sudut-sudut alam semesta. Ketika sang mentari menuntun datangnya pagi seakan-akan tersenyum bersama kicau burung yang saling menyahut. Tidakkah kita melihat, merasakan, merenung, dan memikirkan fenomena seperti ini.

Berbahagialah orang yang kakinya digunakan untuk berjalan menuju rumah Allah ‘Azza wajalla, berbahagialah otak-otak yang senantiasa merenungkan cipataan-ciptaan Allah yang fenomenal dan paling indah dari designer-designer manapun di seantero jagad raya ini, berbahagialah tangan-tangan yang mampu memberikan wahana terbaik dalam rangka memperbaiki prestasi ummat di kancah akhirat kelak.

Di awal tahun 2008 merupakan awal yang memilukan sekaligus memalukan bagi negeri ini. Tak ayal, negeri ini di sapa musibah. Hidup di negeri ini, kata orang adalah hidup penuh kedamaian dan kenyamanan. Negeri ini tak sempat menyongsong pergantian tahun dengan suasana yang indah. Tahun 2008 datang ketika negeri ini sedang menangis.Ya Allah kepada siapa lagi bangsa ini mengiba selain kepada Engkau. (more…)